Yayasan AL-Hasra Rilis Berita

Ramadhan: Bulan Kembali dan Memperbaiki Diri

24 Feb 2026

Humas

2

Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan haus. Ia adalah bulan kembali. Kembali kepada Allah, kembali kepada Al-Qur’an, kembali menata hati, dan kembali memperbaiki diri yang mungkin selama ini lalai.

Setiap datangnya Ramadhan, Allah memberi kesempatan baru kepada kita. Kesempatan untuk menghapus dosa, melipatgandakan pahala, dan memperbaiki hubungan dengan-Nya. Di bulan ini, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Suasana ibadah terasa lebih hidup, masjid lebih ramai, dan hati lebih mudah tersentuh.

Puasa melatih kita bukan hanya menahan lapar, tetapi juga menahan amarah, menjaga lisan, dan mengendalikan hawa nafsu. Ramadhan mendidik kita menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih peka terhadap sesama. Saat kita merasakan lapar, kita belajar memahami saudara-saudara kita yang kekurangan. Dari situlah lahir empati dan semangat berbagi.

Ramadhan juga dikenal sebagai bulan Al-Qur’an. Di bulan inilah Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia. Membacanya, memahami maknanya, dan mengamalkannya menjadi bagian penting dari perjalanan spiritual selama Ramadhan. Bukan sekadar mengejar khatam, tetapi menghadirkan ayat-ayat Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Namun yang lebih penting dari Ramadhan adalah perubahan setelahnya. Ramadhan yang baik bukan hanya yang ramai di awal, tetapi yang meninggalkan bekas dalam hati. Jika setelah Ramadhan kita lebih rajin shalat, lebih terjaga lisannya, dan lebih lembut sikapnya, maka itulah tanda Ramadhan diterima.

Semoga Ramadhan yang kita jalani menjadi momentum untuk memperbaiki diri, membersihkan hati, dan semakin mendekat kepada Allah. Semoga setiap amal yang kita lakukan diterima dan setiap doa yang kita panjatkan dikabulkan.

Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Rilis

Berita